5 Tips Memilih Genteng Agar Rumah Sejuk
Material atap dengan massa thermal rendah dan reflektivitas tinggi mengurangi panas ruangan hingga 40%.
Material atap dengan massa thermal rendah dan reflektivitas tinggi mengurangi panas ruangan hingga 40% menurut penelitian Journal of Building Engineering (2019). Pemilihan genteng yang tepat langsung menentukan kenyamanan thermal rumah di iklim tropis lembab Indonesia.
Pilih Material dengan Massa Thermal Rendah
Genteng ringan seperti genteng metal dan genteng aspal menyerap panas lebih sedikit dibanding genteng beton yang berat. Material berat menyimpan panas lebih lama dan melepaskannya secara bertahap ke dalam ruangan sepanjang malam.
Prioritaskan Warna Terang atau Reflektif
Warna permukaan genteng mempengaruhi seberapa banyak panas yang diserap. Genteng dengan warna terang seperti putih, krem, atau abu-abu muda memantulkan hingga 70% sinar matahari. Untuk genteng tanah liat berwarna gelap, pertimbangkan lapisan reflektif untuk mencegah akumulasi panas.
Gunakan Genteng Tanah Liat dengan Koating
Genteng tanah liat secara alami memiliki sirkulasi udara yang baik antara susunannya. Namun untuk rumah minimalis modern, genteng tanah liat dengan koating reflektif memberikan kesejukan tradisional ditambah perlindungan ekstra dari panas.
Pastikan Ventilasi Atap Memadai
Sirkulasi udara di bawah atap mengeluarkan udara panas yang terjebak. Gunakan nok ventilasi atau kap atap berlubang untuk memungkinkan udara panas keluar dan udara sejuk masuk. Jarak antara genteng dan langit-langit juga harus mencukupi untuk aliran udara.
Pertimbangkan Insulasi Thermal
Untuk hasil maksimal, tambahkan insulasi thermal seperti aluminium foil di bawah genteng. Lapisan ini memantulkan panas radiasi sebelum masuk ke ruangan dan cocok untuk semua jenis genteng.
Studi Pendukung
Penelitian berjudul “The effects of roof selection on indoor thermal comfort for naturally ventilated houses in hot-humid climate” (Zin et al., Journal of Building Engineering, 2019) membandingkan berbagai material atap untuk iklim tropis. Hasil penelitian menunjukkan material dengan massa thermal rendah dan reflektivitas tinggi paling efektif untuk pendinginan pasif. Peneliti merekomendasikan menghindari genteng beton berat atau memastikan genteng tanah liat memiliki lapisan reflektif.
Kesimpulan
Memilih genteng untuk rumah sejuk di iklim Indonesia memerlukan keseimbangan antara estetika dan performa thermal. Genteng metal, genteng aspal, atau genteng tanah liat dengan koating reflektif memberikan hasil terbaik untuk mengurangi panas ruangan tanpa mengorbankan tampilan rumah.