Cara Mudah Merawat Atap Agar Bebas Bocor
Waterproofing jenis coating mengurangi absorpsi air hingga 85% dan mencegah kebocoran atap beton.
Waterproofing jenis coating mengurangi absorpsi air hingga 85% dan mencegah kebocoran atap beton menurut penelitian Universitas Katolik Soegijapranata (2022). Perawatan atap bukan hanya memperbaiki kerusakan, tetapi mencegah masalah sebelum terjadi.
Inspeksi Visual Rutin
Lakukan pemeriksaikan visual setidaknya setahun sekali sebelum musim hujan. Perhatikan retak rambut, genteng yang bergeser, atau nok yang longgar. Masalah kecil jika ditemukan lebih awal jauh lebih murah untuk diperbaiki dibading menunggu menjadi kebocoran besar.
Bersihkan Talang Air dan Selokan
Talang yang tersumbat oleh daun, ranting, atau kotoran menyebabkan air menggenang dan merembes ke bawah genteng. Bersihkan talang dari segala penyumbatan dan pastikan air mengalir lancar ke downspout. Stagnasi air adalah penyebab utama kebocoran atap rumah bertingkat.
Perbaiki Genteng Rusak Segera
Genteng yang retak, patah, atau bergeser harus diganti segera. Satu genteng yang rusak sudah cukup untuk menjadi jalur air masuk ke rumah. Gunakan genteng pengganti dengan jenis dan ukuran yang sama untuk memastikan sistem interlocking tetap berfungsi.
Aplikasikan Waterproofing Coating
Untuk atap beton flat, aplikasikan waterproofing coating setiap 3-5 tahun. Koating ini membentuk lapisan pelindung yang mencegah air meresap ke pori-pori beton. Penelitian membuktikan koating sangat efektif mengurangi tingkat absorpsi tanpa mengurangi kekuatan struktur.
Cek Kedapatan Nok dan Ridge
Nok (garis puncak dua kemiringan atap) dan ridge adalah titik paling rentan kebocoran. Pastikan semen atau sealant di kedua area ini masih utuh dan tidak ada celah. Tambahkan sealant baru jika ditemukan retak atau celah kecil.
Pangkas Ranting Pohon
Ranting pohon yang menyentuh atap dapat menggores lapisan pelindung genteng dan menjadi jalan air saat hujan. Pangkas ranting yang mendekati atap untuk mencegah kerusakan fisik dan mengurangi jumlah daun yang jatuh ke talang.
Studi Pendukung
Penelitian berjudul “Efektivitas Waterproofing Jenis Integral dan Coating Terhadap Absorpsi dan Kuat Tekan Beton” (Ulhaq & Rahmaantyas, Universitas Katolik Soegijapranata, 2022) mengevaluasi metode waterproofing terbaik untuk atap beton. Hasil penelitian menyimpulkan waterproofing coating secara signifikan mengurangi tingkat absorpsi air tanpa mengorbankan kekuatan struktur, menjadikannya pilihan terbaik untuk pemeliharaan atap.
Kesimpulan
Perawatan atap yang teratur adalah investasi pencegahan yang jauh lebih murah dibanding perbaikan besar. Dengan inspeksi tahunan, pembersihan talang, perbaikan genteng rusak, dan aplikasi waterproofing coating berkala, atap rumah dapat tetap kedap dan bebas bocor puluhan tahun.